Sabtu, 20 November 2010

POETRY

"IF"
by Rudyard Kipling

If you can keep your head when all about you
Are losing theirs and blaming it on you
If you can trust yourself when all men doubt you
But make allowance for their doubting too
If you can wait and not be tired by waiting
Or being lied about don't deal in lies
Or being hated don't give way to hating
And yet don't look too good nor talk too wise.
If you can dream and not make dreams your master
If you can think and not make thoughts your aim
If you can meet with triumph and disaster
And treat those two imposters just the same
If you can bear to hear the truth you've spoken
Twisted by knaves to make a trap for fools
Or watch the things you gave your life to broken
And stoop and build 'em up with worn out tools.
If you can make one heap of all your winnings
And risk it on one turn of pitch and toss
And lose and start again at your beginnings
And never breathe a word about your loss
If you can force your heart and nerve and sinew
To serve your turn long after they are gone
And so hold on when there is nothing in you
Except the will which says to you hold on.
If you can talk with crowds and keep your virtue
Or walk with kings nor lose the common touch
If neither foes nor loving friends may hurt you
If all men count with you but none too much
If you can fill the unforgiving minute
With sixty seconds worth of distance run
Yours is the earth and everything that's in it
And which is more - you'll be a man my son.

"FUTILITY"
by Wilfred Owen

Move him into the sun -
Gently its touch awoke him once,
At home, whispering of fields unsown.
Always it woke him, even in France,
Until this morning and this snow.
If anything might rouse him now
The kind old sun will know.
Think how it wakes the seeds, -
Woke, once, the clays of a cold star.
Are limbs, so dear-achieved, are sides,
Full-nerved, - still warm, - too hard to stir?
Was it for this the clay grew tall?
- O what made fatuous sunbeams toil
To break earth's sleep at all?

PUISI TAUFIK ISMAIL

PUISI UNTUK ARIL
Taufik Ismail
Gerakan Syahwat Merdeka (Atau tentang rasa malu yang redup tenggelam di tanah air kita)

Reformasi sebagai gelombang raksasa
Membawa perubahan politik dahsyat satu dasawarsa
Dan menumpang masuklah penghancur nilai-nilai luhur bangsa,
Penumpang destruktif pelaksana
Dengan ciri kerja gabungan utama:
Permisif: serba boleh
Adiktif: serba kecanduan
Brutalistik: serba kekerasan
Transgresif: serba melanggar aturan
Hedonistik: serba mau enak, foya-foya
Materialistik: serba benda, diukur

Dan mereka bekerja dengan leluasa, karena tidak ada rasa malu lagi dalam panca indera

Dengan mengusung nilai permisif, serba boleh begitu-begini
Hak orang lain diambil, tanpa rasa malu lagi
Populernya ini disebut korupsi
Dan menjadilah negeri ini menduduki papan atas di dunia koruptif kini
Karena rasa malu terkikis nyaris habis

Nilai permisif yang serba boleh itu menyebabkan hak penggunaan kelamin orang lain
Diambil dicuri tanpa rasa isi
Karena rasa malu sudah sangat erosi

Perilaku adiktif, serba kecanduan di negeri kita ini
Melingkupi alkohol, nikotin, narkotika dan pornografi
Dilakukan orang karena rasa malu yang makin kerdil mengecil

Tingkah laku brutalistik, serba kekerasan
Menyebabkan wajah Indonesia tak lagi ramah dan sopan

Sedikit-sedikit murka, kepalan teracung, kata-kata nista
Menggoyang pagar, merusak kantor, membakar kendara
Bringas, ganas, sampai membunuh sesama bangsa
Begitulah rasa malu sudah habis dan sirna

Kelakuan transgresif, serba melanggar peraturan
Mengakunya progresif, pelopor kemajuan
Tapi sejatinya transgresor, melangkahi merusak tatanan
Mendobrak tabu kepada yang muda diajarkan
Karena rasa malu sudah hancur berantakan

Perilaku hedonistik, serba mau enak dan foya-foya
Memperagakan kekayaan di lautan kemiskinan
Empati jadi direduksi luar biasa
Karena rasa malu sudah raib ke angkasa

Kelakuan materialistik, serba benda
Segala aspek kehidupan diukur dengan uang semata
Cengkeramannya makin terasa dalam perilaku hidup kita
Karena rasa malu akan kita cari kemana

Inilah adegan kehancuran budaya bangsa kita
Salah satu sebab utama, dari banyak faktor yang dapat dieja
Yang sepatutnya kita sebut sambil menangis

Di dalam praktik di masyarakat kita hari ini
Terutama berlangsung sejak Reformasi
Tak ada sosok dan bentuk organisasi resminya
Tapi jaringan kerjasamanya mendunia,
Kapital raksasa mendanainya,
Ideologi gabungan melandasinya
Dengan gagasan neo-liberalisme sebagai lokomotifnya
Dan banyak media massa jadi pengeras suaranya
Dan tak ada rasa malu dalam pelaksanaannya
Inilah Gerakan Syahwat Merdeka
Dan pornografi salah satu komponen pentingnya.


Puisi tentang rokok
Tuhan Sembilan Senti
Oleh Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok, hansip-bintara- perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na'im sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah...ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok, sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran, di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling
menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok
di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu, bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil, pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil 'ek-'ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na'im sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,
Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat
merujuk kitab kuning
dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.

Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
kemana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan yang
sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu'ut tadkhiin, ya ustadz. Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii'atun bi mukayyafi al hawwa'i.
Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum. Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr. Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi). Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok. Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz. Wa yuharrimu 'alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir. Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap, dan ada yang mulai
terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,

lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan, berhala-berhala kecil itu sangat
berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku' dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan
api dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

Amin Yaa Rabbalalamin

Kamis, 18 November 2010

MUHAMMAD SAW DIMATA PARA FILSUF DAN ILMUWAN

"Muhammad is the most succesful of all prophets and religious personalities" ((The Encyclopedia Brtanicana)

"He must be called the Saviour of humanity. I believe that if a man like him were to assume the dictatorship of the modern world, he would succeed in solving its problem in a way that would bring it much needed peace and happiness" (
George Benard Shaw, in The Genuine  Islam)





"Philosopher, orator,, apostle, legislator, warrior, conqueror of ideas, restorer of rational dogmas, of a cult without images, the founder of twenty

Sabtu, 13 November 2010

BELAJAR BAHASA INGGRIS (ASING) LEBIH MUDAH DAN CEPAT


1.      JADIKANLAH SEBUAH KEBIASAAN
a.      Belajarlah terus menerus, paling tidak menyediakan waktu satu jam per hari untuk memperlajari kata – kata baru dan pola – pola kalimat.
b.      Membuat daftar kata, 10 – 20 kata dan beberapa pola kalimat untuk dibaca setiap anda memiliki waktu luang.
c.       Review daftar kata tersebut pada sore atau malam hari serta membuat asosiasinya.

2.      LIBATKAN SELURUH INDRA SELAMA BELAJAR
a.      Tataplah kata – kata baru dengan seksama
b.      Ucapkan dengan keras dan jelas
c.       Dengarkan suara anda dengan seksama
d.      Tulis kata – kata tersebut
e.      Asosiasikan kata – kata tersebut dengan warna, tekstur, bau, rasa, dan suara yang berbeda – beda. Semakin indra terlibat dalam proses belajar, semakin terbuka jalan untuk mengingat dengan cepat dan mudah

3.      RILEKS DAN BERSENANG – SENANGLAH
Ingat bahwa “Kita tidak harus mengerti segala hal
Fokuskan pada ikhtiar menangkap gagasan umum materi yang dibaca atau diucapkan, hal – hal yang rinci dan sulit, dicari kemudian. Semakin disuarakan akan semakin akurat pengucapan.

4.      BELAJARLAH DARI SEKELILING ANDA
Bila mendengar pertanyaan yang ditujukan kepada orang lain, coba anda jawab sendiri dan bandingkan dengan respon orang lain.

5.      MENJELAJAHLAH
a.      Ikutilah nyanyian atau lagu berbahasa Inggris (asing) yang sedang anda pelajari, lakukan berulang - ulang
b.      Tontonlah film, video atau lainnya beberapa kali dan perhatikan penggunaan bahasanya dengan seksama
c.       Ceritakan kembali setiap kejadian yang anda alami
d.      Kurangi “penerjemahan” yang tidak perlu dan membosankan
(LUCILE VEA, Pengajar Bahasa Inggris, Jepang, Rusia, dan Perancis)

METODE BELAJAR CEPAT BAHASA INGGRIS (ASING)

Beberapa metode yang sering digunakan dalam mengajar dan mempelajari bahasa asing adalah:

1. PLLS (Pimsler Language Learning System) atau disebut juga Metode Pimsler, dikenalkan oleh Dr. Paul Pimsler. Metode ini menekankan pada pembelajaran bahasa secara "organis" (alamiah), seperti anak belajar bicara yaitu dengan meningkatkan kemampuan otak dalam mengenali, menyebut dan mengartikulasi kata - kata dan frasa baru tanpa repetisi yang berlebihan

2. SUPERLEARNING METHOD, Dr. Georgi Lozanov (guru besar Psikologi, Bulgaria), menggunakan latihan pernapasan dan musik

GAYA MENGAJAR

Gaya Mengajar adalah suatu pendekatan yang digunakan guru dalam mengolah bahan pelajaran dan memanipulasi situasi lingkungan belajar sedemikian rupa.

Jenis  - jenis gaya mengajar
1. SKILL, menanamkan pengertian tentang konsep dasar mata pelajaran, mementingkan aspek nilai akademik intelektual pada anak dan guru sebagai penguasa tunggal
2. OVERLOADS, pemberian tugas sebanyak - banyaknya pada siswa, akibat dari guru berkeinginan untuk membatasi relasi pribadinya dengan siswa dan merupakan gaya mengajar yang kurang jujur
3. STRUCTURE, mengorganisasikan pelajaran secara terperinci dan teratur, siswa berhadapan langsung dengan materi, mencari bahan sumber - sumbernya

Jumat, 12 November 2010

MODEL PEMBELAJARAN

LANDASAN
Proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan sacara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. (PP. No. 19/2005 pasal 19)

PENGERTIAN
Model Pembelajaran adalah bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru di kelas.
Dalam model pembelajaran terdapat strategi pencapaian kompetensi peserta didik dengan pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran.

CIRI - CIRI MODEL PEMBELAJARAN YANG BAIK
1. Adanya keterlibatan intelektual -